Pendidikan

Kurikulum 2013 yang masih membingungkan para siswa dan guru

Kurikulum 2013 adalah Kurikulum baru yang diterapkan di indonesia mulai tahun pelajaran 2012/2013, kurikulum 2013 merupakan kurikulum baru pengganti kurikulum KTSP 2006. Kurikulum ini mengajarkan siswa untuk lebih aktif, mandiri, dan kreatif. Kurikulum 2013 memiliki empat aspek penilaian, yaitu aspek pengetahuan, aspek keterampilan, aspek sikap, dan perilaku.

DAMPAK POSITIF :
  1. Adanya peningkatan dan keseimbangan soft skills dan hard skills yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan.
  2. Kompetensi yang semula diturunkan dari mata pelajaran berubah menjadi mata pelajaran dikembangkan dari kompetensi.
  3.  Pengurangan Jumlah mata pelajaran dari 12 menjadi 10.
  4.  Mata pelajaran Muatan lokal, bisa terintegrasi ke dalam mata pelajaran Penjasorkes, Seni budaya, dan Prakarya dan Budidaya.
  5. Pengembangan diri terintegrasi pada setiap mata pelajaran dan ekstrakurikuler.
  6.  Jumlah jam bertambah 6 JP/minggu akibat perubahan pendekatan pembelajaran.
  7. Siswa ikut mengebangkan wawasan pembelajaran yang ada.
  8. Siswa dilatih untuk berfikir secara logis.
  9. Kemampuan berkomunikasi siswa dalam kurikulum ini juga dilatih karna ditekankan tugas seperti tugas presentasi dan tugas lain.
  10.  Terjalin kebersamaan yang erat antar siswa karna dalam setiap pelajaran selalu dibuat berkelompok
  11. Membuat siswa bebas mengemukakan pendapatnya dalam proses belajar mengajar.


DAMPAK NEGATIF :
  1.  Kurikulum dibuat tidak melalui riset dan evaluasi yang mendalam.
  2.  Memberatkan siswa, karena jam pelajaran ditambah padahal siswa mempunyai batas maksimal waktu konsentrasi dalam belajar.
  3. Ketidaksiapan guru karena terkesan mendadak.
  4.  Jumlah jam yang terlalu banyak.
  5. Penyiapan guru membutuhkan waktu yang lama. Tidak hanya sekali atau dua kali pelatihan saja
  6. Terforsirnya waktu siswa disekolah untuk belajar dan mengikuti ekstrakurikuler2 yang diwajibkan dalam ketentuan Kurikulum 2013
  7. Tugas-tugas yang diberikan guru terfokus pada internet


Namun dari pergantian kurikulum tersebut banyak yang merasa resah, seperti halnya guru SMA/K mereka merasa kebinggungan dalam menyampaikan dan menerapkan kurikulum tersebut, ada yang menyampaikan awalnya kurikulum 2013 hanya di berlakukan pada beberapa pelajaran saja tapi kebijakan diganti bahwa kurikulum 2013 di berlalukan untuk semua mata pelajaran. Walau para guru sudah mendapatkan diklat mengenai kurikulum 2013, guru juga masih sulit menyesuaikan. Terlebih lagi saat guru menerangkan / menerapkan kurikulum tersebut kepada para muridnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyedia Jasa Layanan Internet (ISP) di Indonesia

Perangkat Keras Intranet Dan Internet

kecepatan internet